Total Tayangan Laman

Senin, 14 Juli 2014

Ceritaku



Hujan kali ini benar-benar mewakili hatiku, dia mengguyur kota ini dari padi sampai petang. Dikota ini banyak cerita yang terjadi dalam hidupku, bahagia dan duka. Aku berada dikota Bekasi ini tepatnya bulan oktober 2011. Dimana aku harus meninggalkan Purwakarta kota kecil namun istimewa. Aku meninggalkan separuh kehidupan ku diPurwakarta, karena aku harus melanjutkan study ku disebuah Universitas swasta di Bekasi. Awalnya aku ragu untuk melanjutkan ini, karena ibuku butuh aku disana. Seharusnya aku bekerja, tetapi karena ayahku memaksa ku untuk kuliah, maka aku mengambil satu keputusan untuk melanjutkan. Sebelum melanjutkan study ku, aku sempat bekerja selama setahun meskipun berpindah-pindah. Tahun pertama saat lulus aku mencoba memasukan lamaran di sebuat pabrik kabel di daerah BIC Cikampek, waktu itu aku hanya menggunakan surat kelulusan karena ijazah belum keluar dan administratsi ku masih belum beres, sehingga terpaksa ijazah ku ditahan oleh pihak sekolah. Ibuku begitu menaruh harapan dan berdoa agar aku lulus masuk perusahaan itu. Hari senin mulai tes pertama, tetapi aku coba untuk menginap dirumah sahabat ku Anggun dicikampek, karena jarak antara rumah dan Pabrik cukup jauh. Waktu itu hari senin, hari pertama aku tes, sampai di Pabrik aku kaget karena begitu banyak pelamar. Aku berdoa semoga aku bisa menjadi salah satu pelamar yang terpilih. Aku tidak sendiri, aku melamar bersama teman-teman SMA ku, test pertama kedua, ketiga aku  dan teman-teman dinyatakan lolos diterima, setelah diyatakan diterima aku harus menjalani test urin untuk memastikan aku sehat. Semuanya sudah beres, aku dinyatakan sebagai pekerja di Pabrik tersebut. Hari selasa aku mulai bekerja, aku coba menyemangati diriku sendiri untuk bisa nyaman dengan situasi yang baru. Aku pikir aku bisa nyaman dengan situasi dipabrik, dan aku pikir mereka yang bekerja merasa enak dan nyaman. Tapi ternyata tidak, aku disini merasa dikucilkan. Mungkin karena aku anak baru, aku harus belajar melipat kabel, padahal jariku tidak mahir untuk melipat. Aku terlalu lambat dalam hal ini, aku terlalu takut dan banyak diam. Aku akui aku seorang yang tidak mudah beradaptasi dengan lingkungan baru terutama jika dilingkungan itu ada pembeda senior dan junior. Jujur aku tidak betah, tapi aku berusaha untuk bertahan karena memang aku btuh pekerjaan itu. setiap kali aku pulang kerumah aku mengeluh, aku coba telpon ayahku aku menangis sambil berkata “Pak tertnyata bekerja gini yaa, ga enak. Kita diomelin terus,dijudesin terus, orang lain tidur pules aku kerja pak”. Cuma aku selalu ingat nasihat ibuku, hidup ini tidak mudah, diluar sana banyak orang yang ingin bekerja dan susah mencari kerja maka dari itu kita harus bersyukur dengan pekerjaan sekaran, aku sempat mau resend dari pabrik itu. Cuma ibuku selalu menahan,dia selalu mengatakan “ bertahan dulu sampai kontrak 3 bulan mu habis, setelah itu kamu boleh mencari pekerjaan lain”. Aku bertahan sampai kontrak ku habis, pada saat itu memang aku tidak diperpanjang oleh perusahaan karena aku absen 3 hari. Entah harus senang atau sedih ketika perusahaan mengumumkan aku tidak diperpanjang kontrak. Setelah itu aku mencoba melamar kembali kesebuah pabrik garmen, pelamar saingan ku tidak terlalu berat karena mereka berizajah SD dan SMP. Saat melamar aku lampirkan beberapa sertifikat hasil sekolahku, tapi ternyata itu tidak diterima dia hanya melihat surat kelakuan baiku, ktp bahkan ijazahkupun tidak dilirik. Setelah surat lamaranku diterima, aku harus mengikuti test kecepatan. Test itu dinilai langsung oleh pemilik pabrik yaitu orang korea, aku lolos tets itu dan dinyatakan boleh bekerja hari itu juga. Hari itu lolos, hari itu juga aku langsung bekerja, aku menjadi helper dipabrik itu. ternyata   pekerjaan ku dipabrik itu lebih parah, dari pabrik sebelumnya. Karyawan disana lebih tega memperlakuakn anak baru seperti ku. Aku dimarahi, dikerjain bahkan sempat di ejek oleh mereka yang sudah lebih dulu bekerja disana. Tetapi dipabrik itu aku hanya bertahan 1 bulan, aku membuar surat pengunduran diri. Akhirnya aku mentok bekerja disebuah rumah makan sebagai pelayan, dirumah makan itulah aku merasa nyaman aku bertahan cukup lama disitu, meskipun gajinya kecil. sambil menungg aku mendaftar kuliah, aku bertahan dirumah makan itu. Disitulah aku merasa nyaman bekerja karena mungkin sesuai dengan bidang ku yaitu manajeman pemasaran.
Kemudian agutus 2011 aku pergi kejakarta untuk mendaftar kuliah diantar ayahku di universtas gunadarma. Awal aku dibekasi aku dijemput oleh ayahku diterminal induk bekasi disitu aku lihat tulisan “Selamat Datang Diterminal Induk Bekasi”. Tenyata ini kota, aku langsung pergi kekampus dimana aku akan daftar, sesampai dikampus itu aku sempat bengong besar sekali ini kampus, sebab dikapung tempat ku tinggal tidak ada kampus sebesar ini.

Berawal Dari Sebuah Kalkulator



Rasanya sudah tidak sabar untuk menulis lagi, meskipun tidak lihai dalam mengeja aksara. Tetapi berada didepan laptop menghabiskan waktu seharian cukup membuatku puas. Ada banyak hal yang ingin aku ceritakan, salah satunya adalah dia. Aku mengenalnya melalui sebuah kalkulator. Berawal dari sebuah kampus swasta dijakarta, ketika itu aku UTS hari ke tiga jam 13:00. Seperti biasa aku selalu datang lebih awal bersama Dinda, Dinda adalah sahabat ku. Kami selalu menunggu didepan kelas sebelum ujian dimulai, tiba-tiba ada seorang laki-laki memanggil aku dengan sebutan kakak, ternyata dia satu almamater dengan ku, tapi aku tidak tahu dia siapa adik kelas atau satu angkatan. Dia memanggil ku karena ia ingin meminjam sebuah kalkulator, untung saja pada hari itu aku membawa kalkulator meskipun di ujianku tidak ada hitunganya. Aku meminjamkan kalkulator itu kepadanya, kemudian kami saling tukar nomer handphone agar mudah saat menghubungi ketika ingin mengembalikan kalkulator itu. Akhirnya bel ujian berbunyi kami saling memasuki ruangan ujian masing-masing. Aku selesai ujian lebih awal darinya, akhirnya terpaksa aku harus menunggunya selesai ujian, aku mencoba mengirim pesan “ Gue udah selesai nih, lo dimana? Gue tunggu didepan kelas tadi yaa?” tapi tidak ada balasan karena mungkin dia belum selesai. Akhirnya aku menunngu didepan kelas tadi, 20 menit aku menunggu dia selesai. Akhirnya handphone ku berbunyi ternyata itu balesan dari dia “gue udah beres, lo dimana?”
Setelah itu kami bertemu lagi didepan kelas tadi dan mengembalikan kalkulator itu dengan sedikit candaan “batrenya abis nih”. Sedikit kaget sih itu kalkulator dipake apaan yaa, sampe batrenya habis. Ternyata dia bercanda :D. Kemudian kita pulang sendiri-sendiri Haahaa
Beberapa hari kemudian ada pesan masuk di handphone ku, ternyata laki-laki itu, saya tidak tau nama laki-laki itu siapa, karena kami belum sempat berkenalan. Dalam pesanya dia memeperkenalkan dirinya sebut saja dia “R” mahasisawa S1 Teknik Mesin. Dari situ kami salin bertukar pin BB, Semuanya berawal dari situ. Setelah sama-sama meliki kontak BB, aku dan dia jadi sering bercakap, singkat saja....
Sampai pada akhirnya kami merasa nyaman satu sama lain, dan dia sempat mengatakan bahwa dia menyukai ku. Namun selalu aku tegaskan aku tidak ingin pacaran, dia bisa menerima karena beberapa pernyataan yang ku berikan. Namun dia mengatakan kembali dia menyayangi ku, aku kembali tegaskan aku tidak ingin pacaran, bukan berarti aku tak menyukainya atau tak memiliki perasaan yang sama denganya, tapi aku hanya takut GAGAL dan aku tahu bagaimana kelamahan hatiku ketika aku jatuh cinta. Dia masih bisa menerima, meskipun sejujurnya aku pun menyayanginya. Tapi entahlah hati ini menolak untuk jadi pacarnya, karena ketakuktanku sendiri. Aku melihat disosial medianya FB dia update dan upload foto cewek dan dia ingin ketemuanya dengan cewek itu. Aku marah terhadapnya, disitu kami bertengar dan dia mengatakan “yaa sudahlah yaa, aku juga gamau kaya gini terus, kamu ga pernah kasih kepastian buat aku, cukup aku main perasaan dengan kamu.” . Aku bukan tidak ingin memberikan kepastian terhadapnya, aku hanya takut. Aku katakan terhadapnya sekarang dia boleh menjalain hubungan dengan siapapun, tapi aku selalu tegaskan aku masih takut untuk pacaran. Akhirnya setelah itu, beberapa hari kami tidak berkomunikasi, karena aku off kan BB ku.
Dua hari tidak berkomunikasi ada rasa kehilangan, aku memutuskan untuk On BB. Kemdian dia bbm lagi, kami saling memaafkan dan berkomunikasi lagi. Dia menyatakan lagi bahwa dia menyayangiku, akhirnya aku berusaha untuk bisa menerimanya, karena aku memiliki perasaan yang sama denganya. Tapi hibungan ini tidak bertahan lama, karena kita berdua selalu bertengkar dengan hal yang menurut ku sepele. Ada satu hal yang tidak bisa aku ceritakan disini, ada satu pembahasan yang selalu membuat kami bertengkar. Sampai pada akhirnya waktu itu malam saptu, kami bertengar lagi. Sebelum kami bertengkar, aku sempatkan shalat istikhoroh dan tahajud meminta petunjuk kepada ALLAH bahwa dia yang terbaik untuku atau bukan. Pukul 02:30 aku mencoba sempatkan membangunkan dia sahur karena waktu itu bulan ramadhan, kemudian pukul 05:00 disaat aku akan shalat shubuh dia Bbm ku,dengan mengatakan “ udah yaa ga usah diterusin lagi, aku gamau nyakitin kamu. Kamu terlalu baik buat aku, kita temenan aja.” Ya allah nyesek banget, tapi aku berusaha untuk menerima semuanya, mungkin ini adalah jawaban atas doa ku semalam. Mungkin karena kita berbeda prinsip, kita ga mungkin jadi satu.




NB : Terkadang kita selalu berpikir bahawa dia akan menjadi yang terakhir dan terbaik, tapi percayalah pilihan ALLAH lebih baik. Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi jika kita meneruskan hubungan ini, mungkin ini bukanlah akhir. Tapi ini awal bagiku dan baginya. Aku percaya tulang rusak takan pernah tertukar dengan pemiliknya. Semoga setelah ini kita sama-sama mendapatkan yang terbaik.  Karena cinta tak pernah salah meilih dan cinta tau kemana harus pulang :)

Rabu, 25 Juni 2014

Catatan Harianku

Maih teringat dengan jelas dipikiranku. Ketika aku harus menerima kabar buruk untuk hidupku dan juga ibuku. Ketika itu mungkin umurnku masih sekitar 11 tahun tepatnya aku kelas 4 SD, kejadian dimana aku melihat seorang ibu menangis menjerit dalam batinya, aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi dan apa arti dari poligami. karena yang aku tau  saat itu ibu menerima kabar dari ayah sendiri, bahwa ayahku memang benar-benar poligami. Aku terdiam dan ibu malah menangis, aku mencoba menanyakan kepada ibu, apa itu poligami. Ibu hanya menangis dan menjawab tanyakan ayahmu nak, ibu memeluku dengan erat. Tetapi aku tidak mengetahui awal permasalah nya seperti apa. Yang jelas setelah kejadian itu, aku benar-benar merasa kehilangan ayahku. ayahku seorang wiraswasta ia tinggal dan bekerja di Jakarta, biasanya ayah pulang seminggu sekali untuk menegok aku dan ibu, karena aku dan ibu tinggal di Purwakarta. Biasanya setiap hari minggu ayah selalu memebri kabar dengan menelpon kepada Pak de ku, karena waktu itu kami belum meliki telepon rumah. Ayah selalu pulang seminggu sekali dengan membawa semua pesanan-pesananku. Tetapi setelah pengakuan ayahku, bahwa ia memang telah poligami. Harapan untuku menunggu ayah hanya akan menjadi janji dan harapan, karena setalh kejadian itu ayah benar-benar jarang pulang, mungkin sebulan sekali ia mencoba menyempatkan waktu untuk bertemu denganku. Meskipun pertanyaan yang sama selalu terlontar dariku mengapa ayah jarang pulang, ayah selalu menajwab "Ayah sibuk Nak"?.
Aku mencoba percaya mungkin memang ayah benar-benar sibuk sehingga lupa keberadaanku dan ibu disini yang selalu menantinya pulang.
Sempat terpikir olehku untuk bertantya tentang poligami kepada ibu, pada awalnya ibu memang tidak mau menjawab itu apa. tapi aku selalu mencoba mencari tahu apa itu poligami. Sampai pada akhirnya ibu menejelaskan secara perlahan, bahwa yang dinamakan poligami adalah mempunyai istri 2.
Dari situ aku terdiam tak dapat berbicara apa-apa, aku mencoba menyakinkan diriku bahwa ini hanya mimpi. Ketika aku menegetahu bahwa ayah memang telah menikah lagi, aku tidak tau apa yang seharusnya aku lakukan.

Rabu, 07 Mei 2014

MANAJEMAN RITEL


Manajemen Ritel

Pengertian Manajemen Ritel
            Manajemen ritel adalah pengaturan keseluruhan faktor-faktor yang ebrpengaruh dalam proses perdagangan ritel,yaitu perdagangan langsung barang dan jasa kepada konsumen.

Latar Belakang Manajemen Ritel
            Bisnis ritel merupakan salah satu usaha yang memiliki prospek cukup baik. Teruatam jika mengamati jumlah populasi penduduk Indonesia pada tahun 2010 yang diperkirakan mencapai kurang lebih 220 juta jiwa. Alhasil, rasio keberadaan ritel khusunya ritel modern apabila diabdingkan dengan total penduduk Indonesia masih menunjukkan kesenjangan yang cukup besar (satu ritel masih harus melayani 500.000 jiwa).
Keberadaan ritel-ritel tradisional memang masih cukup diperlukan dalam konteks melayani segmen ekonomi bawah. Namun kemajuan teknoligi dan tuntutan kebutuhan konsumen yang terus meningkat menjadi pendorong adanya perubahan orientasi bisnis dalam lingkup bisnis ritel.
           Jika pada awalnya banyak bisnis ritel yang cukup dikelola secara tradisional, tanpa dukungan teknologi yang memadai, tanpa pendekatan manajemen modern dan tanpa berfokus pada kenyamanan dan keinginan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Pergeseran pola perilaku belanja pelangan yang terdeteksi dari sejumlah studi yang dilakukan menunjukkan bahwa aktivitas belanja pelanggan tidak hany dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan akan barang-barang keperluan hidup, namun lebih mengarah pada terpenuhinya kebutuhan untuk berekreasi dan berelasi. Kondisi inilah yang mendorong bisnis ritel tardisional mulai harus peka menaggapi kebutuhan pelanggan yang belum terpemuhi (un met need) jika mereka ingin tetap bertahan hidup dalam lingkungan persaingan bisnis ritel yang semakin tajam.
Bekal pemahaman terhadap konsep-konsep pengelolaan ritel modern sangat penting untuk dipahami, mengingat kegagalan dalam pengelolaan akan menumbulkan resiko kerugian yang cukup besar. Sedangkan jika seorang pelaku bisnis ritel tetap bertahan dengan pengelolaan ritel secara tradisional tidak memungkinkan untuk memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan bila dihadapkan dengan semakin banyaknya ritel-ritel modern yang dikelola dengan modal yang cukup besar maupun terjadinya perubahan pola belanja konsumen yang mempunyai konsekuansi terhadap berubahnya kebutuhan mereka terhadap keberadaan sebuah ritel seperti yang telah dijelaskan di atas.
Pengelolaan ritel modern skala besar dan kecil membutuhkan kesiapan pengelola dalam arti Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki pengetahuan, ketrampilan (baik soft maupun hard skill) dalam hal manajerial ritel modern dan sekaligus kepekaan dalam melihat peluang agar dapat memiliki kompetensi untuk bertahan dalam bisnis ritel (continous competitive advantage).

SALURAN PEMASARAN RITAIL

Yang membedakan Retail Multilevel & Retail Konvensional adalah strategi pemasarannya, strategi strategi yang di implementasikan tujuannya adalah, tidak lebih tidak kurang yaitu menyediakan produk yang diproduksi dari pabrik kepada konsumen akhir.
Strategi yang diaplikasikan oleh Retail konvensional adalah melalui media iklan secara gencar melalui media massa / radio / televisi. untuk mempromosikan produknya, oleh sebab panjangnya proses distribusi yang dilaluinya.
Strategi yang diaplikasikan oleh Retail Multilevel adalah melalui individu per individu, yang dimana testimoni / positive word of mouth menjadi media promosi utama Retail Multilevel, terkadang media media lain juga digunakan, tetapi hal cara promosi yang paling utama tetap melalui individu individu yang dissupport secara penuh oleh perusahaan ; dapat melalui sampling produk, seminar / berpromosi pada komunitas komunitas besar dan lain lain. Kedua jenis retail diatas sama sama memiliki strategi pemasaran yang baik,
Memilih Saluran Distribusi
Perusahaan harus mengetahui apa kemauan dan kebutuhan konsumen serta mengetahui cara yang paling tepat untuk meraihnya. Perusahaan disini harus memiliki orientasi pasar
Ada bebepa yang perlu dijadikan pertimbangan :
1. Tujuan Organisasi, kapabilitas serta sumber daya. Perusahaan yang meiliki produk mix banyak harus sedekat mungkin dengan end usernya dll.
2. Karakteristik Pasar, geografi semakin jauh jarak maka dibutuhkan perantara yang banyak juga, ukuran pasara, perilaku konsumenya dll.
3. Attribut Produk , apa perlu service apa nggak, penyimpanan, ukuran produk , kompleksitas dll.
4. Pengaruh lingkungan , seperti tingkat persaingan, teknologi dll Competitio, teknologi dll.
Ada tiga tipe startegi distribusi yang bisa kita gunakan :
1.Distribusi Intensive
Digunakan untuk produk-produk convenience, dimana produk/ barang perlu tersedia dimana saja (tersebar luas) serta tungkat utilitasnya tinggi (high replacement). Disini perusahaan memandang ketersediaan sebagai faktor utama yang mempengaruhi sales. Strategi ini berarti perusahaan melakukan stocking produk di sebanyak mungkin. Sebagai contoh adalah soft drink, gum, permen, dll. Produk-produk itu di jual di toko grosir, pompa bensin sampai warung sebelah rumah.

 Distribusi Selektif
Sering dipakai untuk produk-produk yang termasuk katagori shopping product, ketika konsumen menghbiskan waktu, membandingkan serta memiliki preferrensi tgertentu tgerhadap merk. Service terhadap konsumen dianggap sangat perlu. Melalui selektif distribusi, maka perusahaan menyediakan lebih dari satu, tetapi tidak banyak distribusor. Beberapa merkTelevisi, furniuture serta small appliance didistribusikan dengan cara ini..
3. Distribusi Eklusif
Digunakan untuk produk-produk yang termasuk dalam katagori specialty product, dimana koinsumen memiliki preferensi merk yang kuat, frekuensi poembelian produk jarang serta membutuhkan service tambahan. Dengan cara ini perusahaan memiliki diustributor yang terbagats serta masing-masing memiliki hak ekslusif untuk mendistriubuysikan proiduk perrusahaan di wilayahnya masing-masing. Bias digunaka untuk poroduk-poroduk mobil, pakain ekslusif..

PROSES PERENCANAAN DAN MANAJEMEN RITAIL

Dalam memilih retail store, pembeli mempertimbangkan banyak hal. Faktor yang diperhatikan adalah yang berkaitan dengan kebutuhan ekonominya. Di lain pihak kebutuhan emosional (seperti gengsi) juga kadangkala mempengaruhi pilihannya.
Faktor-faktor ekonomi yang relevan dalam memilih retail store antara lain meliputi:
1. Harga.
Ada retail store yang memasang harga mati seperti supermarket dan departement store) dan ada pula yang menetapkan harga fleksibel atau dapat ditawar (seperti discount store).
2. Kemudahan
Kemudahan parkir, bisa cepat pergi setelah membayar, dan mudah mencari barang yang diinginkan (meliputi proses menemukan, membandingkan, dan memilih).
3. Kualitas produk yang ditawarkan.
4. Bantuan wiraniaga.
5. Reputasi
6. Nilai yang ditawarkan
Yaitu perbedaan total customer value dan total customer cost. Total customer value adalah sekumpulan manfaat yang diharapkan pelanggan dari produk dan jasa, meliputi product value (misalnya keandalan, daya tahan/keawetan, unjuk
kerja), service value (penyerahan barang, pelatihan, instalasi, perawatan, reparasi), personnel value (kompeten, responsif, empati, dapat dipercaya), dan image value (citra perusahaan). Sedangkan total customer cost terdiri dari harga yang dibayarkan,
biaya waktu, biaya tenaga, dan biaya psikis.

Jasa-jasa khusus yang ditawarkan.
Pengiriman barang gratis, pembelian kredit dan bisa mengembalikan atau menukar barang yang sudah dibeli.
 Proses Pembuatan Rencana
1. Menetapkan tugas dan tujuan
Antara tugas dan tujuan tidak dapat dipisahkan, suatu rencana tidak dapat difrmulir tanpa ditetapkan terlebih dahulu apa yang menjadi tugas dan tujuannya. Tugas diartikan sebagai apa yang harus dilakukan, sedang tujuan yaitu suatu atau nilai yang akan diperoleh.
2. Observasi dan analisa
Menentukan factor-faktor apa yang dapat mempermudah dalam pencapaian tujuan (Observasi) bila sudah diketahui dan terkumpul, maka dilakukan analisa terhadapnya untuk ditentukan mana yang digunakan.
3. Mengadakan kemungkinan-kemungkinan
Faktor yang tersedia memberikan perencanaan membuat beberapa kemungkinan dalam pencapaian tujuan. Dimana kemungkinan yang telah diperoleh dapat diurut atas dasar tertentu, misalnya lamanya penyelesian, besarbya biaya yang dibutuhkan efisiensi dan efektivitas dan lain sebagainya.
4. Membuat sintesa
Sintesa yaitu alternatif yang akan dipilih dari kemungkinan-kemungkinan yang ada dengan cara mengawinkan sitesa dari kemungkinan-kemungkinan tersebut. Kemungkinan-kemungkinan yang ada mempunyai kelemahan-kelemahan.
Management Bay Objective ( MBO )
Pertama kali diperkenalkan oleh Peter Drucker dalam bukunya The Practice of Management pada tahun 1954. Management by objective dapat juga disebut sebagai manajemen berdasarkan sasaran, manajemen berdasarkan hasil (Management by Result), Goals management, Work planning and review dan lain sebagainya yang pada intinya sama.
Management by objective menekankan pada pentingnya peranan tujuan dalam perencanaan yang efektif, dengan menetapkan prosedur pencapaian baik yang formal maupun informal, pertama dengan menetapkan tujuan yang akan dicapai dilanjutkan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan sampai selesai baru diadakan peninjauan kembali atas pekerjaan yang telah dilakukan. Kegiatan MBO singkatan dari management by objective yaitu proses partisipasi yang melibatkan bawahan dan para manajer dalam setiap tingkatan organisasi yang dirumuskan dengan bentuk misi atau sasaran, yang dapat diukur dimana penggunaan ukuran ini sebagai pedoman bagi pengoperasian satuan kerja.

http://arumtania.blogspot.com/2012/03/manajemen-ritel.html
http://geoeduplanet.blogspot.com/2010/07/kajian-manajemen-retail.html
http://sansinto.wordpress.com/2010/02/15/manajemen-ritel/

Selasa, 11 Maret 2014

Sejarah Kaskus


Kaskus lahir pada tanggal 6 november 1999, yang didirikan oleh 3 orang yaitu Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan, Mulanya Andrew Darwis, Ronald, dan Budi membuat KASKUS untuk memenuhi tugas kuliah mereka. KASKUS sendiri bertujuan untuk mengobati kerinduan mahasiswa Indonesia di luar negeri akan Indonesia melalui berita-berita Indonesia yang diterjemahkan. Di tahun 2006 KASKUS terpaksa berubah domain dari .com menjadi .us karena penyebaran virus Brontok yang menyerang situs-situs besar Indonesia termasuk KASKUS. Sejak saat itulah alamat situs KASKUS berubah menjadi kaskus.us, yang juga sekaligus mengartikan bahwa KASKUS adalah us atau kita. Pada tahun 2008, Andrew Darwis dan Ken Dean Lawadinata memutuskan untuk mengelola KASKUS secara profesional. Situs KASKUS, personel &infrastuktur yang terkait akhirnya diboyong ke Indonesia pada tahun ini. Kaskus adalah situs forum komunitas maya terbesar No 1 di Indonesia. Penggunanya disebut dengan kaskuser. Pengguna kaskus biasanya dari kalanagan remaja hingga orang dewasa yang berdomisili di Indonesia maupun luar Indonesia. Penggunanya sudah lebih dari 4,5 juta orang. Kaskus ini dikelola oleh PT. Darta Media Indonesia yang berlokasi di daerah mangga besar yang dikelola oleh 2 orang. langkah pertama yang dilakukan KASKUS adalah melakukan rebranding. Mematuhi UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) yang berlaku dan mendorong perilaku berinternet sehat, KASKUS mengambil langkah serius untuk menutup dua forum kontroversial yaitu BB17 (Buka-Bukaan 17 Tahun) dan Fight Club.  Di tahun 2009, untuk mengimbangi kebutuhan akan hal ini, maka kantor KASKUS pindah ke daerah Melawai. Sejak tahun 2009, KASKUS menjadi pemain penting di ranah online Indonesia. KASKUS menerima banyak penghargaan diantaranya “The Best Innovation in Marketing” dan “The Best Market Driving Company” oleh Marketing Magazine, dan “The Greatest Brand of the Decade” (2009-2010) oleh Mark Plus Inc.  Tahun 2011 KASKUS memulai kemitraannya dengan Global Digital Prima, sebuah perusahaan Indonesia yang berfokus untuk mengembangkan industri digital dan konten lokal Indonesia. Kemitraan ini mendorong pertumbuhan KASKUS yang lebih besar lagi, baik dari sisi infrastuktur, tenaga profesional & jaringan bisnisnya dalam usaha menjadi situs nomor 1 di Indonesia serta pemain global online di dunia. Sebagai perusahaan yang besar karena penggunanya, KASKUS selalu berusaha untuk terus meningkatkan kenyamanan Kaskuser. Sehingga Tanggal 26 Mei 2012 menjadi saksi perjalanan KASKUS dimana KASKUS kembali menggunakan alamat situs resmi kaskus.com dan kaskus.co.id, ini dilakukan untuk kembali memperkuat citra KASKUS sebagai situs yang bervisi global namun tetap memiliki identitas Indonesia. Di tahun 2012 KASKUS juga meluncurkan versi baru KASKUS 2.0 dimana terjadi penyempurnaan pada tampilan, navigasi, fitur search,  Kaskus merupakan singkatan dari kasak kusuk. Bermula dari sekadar hobi dari komunitas kecil yang kemudian berkembang hingga saat ini. Kaskus dikunjungi sedikitnya oleh 900 ribu orang, dengan jumlah page view melebihi 15.000.000 setiap harinya.[7] Hingga bulan Juli 2012, Kaskus sudah mempunyai lebih dari 601 juta posting. 

Selasa, 04 Maret 2014

MASA LALU

Dimana hatimu..
Ketika kau ucapkan janji untuku dan untuknya. 
Kau pikir aku tidak tahu dengan semua drama yang kau mainkan. 
Kau pikir aku terlalu bodoh untuk hanya diam. 
Setiap kali aku mengatakan kita takan pernah bisa bersama, jika kau tau tak ingin kita bersama.
Tetapi kau masih saja mempertahanku selama 2 tahun, bagiku itu waktu bukan sebentar. 2 tahun waktu yang cukup lama untuk kita saling memahami dan mengerti. Tetapi selama itu aku bertahan berharap kau berubah, namun kau masih saja seperti itu. Kau bandingkan aku dengan dia, yang jelas-jelas sangat jauh berbeda. Sebenarnya mau ini apa denganku??? Amarahku hanya tertahan dan tak pernah terjawab.
Hingga pada akhirnya kau sudahi drama ini. Kau menghiburku berbagai cara, agar aku tertawa saat itu. 
Saat dimana aku terima surat undangan itu, kau mengundangku ke acara bahagiamu.
Sementara kau dan aku belum mengakhiri semuanya, sampai detik ini. Kau pilih dia, sementara kau tak berani mengahiri cerita ini denganku. Tapi itu hidupmu, jalan dan masa depan kau yang menentukan.
Aku cukup menerima dengan semua ini, meski aku merasakan sakit. Tapi aku belajar untuk tidak memaksakan apapun yang bukan hak ku, dan miliku. Aku datang pada pesta itu, tetapi mengapa kehadiranku dipernikahanmu membuatmu terdiam melihatku. Kau merasa bersalah kepadaku, hingga sering kali kau menghubungiku kembali untuk meminta maaf kepadaku. Sudah ku katakan berulang kali, kau hanya masa lalu. Dan takam pernah sedkitipun aku kembali ke masa lalu. Dan akan selamanya menjadi masa lalu, kau hanya kenangan. Kau bahagia dengan hidupmu, akupun bahagia dengan hidupku sekarang. Allah merencakan sesuatu yang lebih indah untuku. 

Senin, 03 Maret 2014

Pengertian Distribusi

a) Philip Kotler (1997:140) saluran distribusi adalah serangkaian organisasi yang saling tergantung dan terlibat dalam proses untuk menjadikan suatu barang atau jasa siap untuk digunakan atau dikonsumsi.
b) The American Marketing Association , mendefinisikankalau saluran distribusi merupakan suatu struktur organisasi dalam perusahaan dan luar perusahaan yang terdiri dari agen, dealer, pedagang besar dan pengecer, melalui sebuah komoditi, produk atau jasa yang dipasarkan.
c) Menurut Winardi (1989:299) yang dimaksud saluran distribusi merupakan suatu kelompok perantara yang berhubungan erat satu sama lain dan yang menyalurkan produk-produk kepada pembeli.
d) C. Glenn WaIters, dalam tulisannya “Some Problems In Market Distribution” mengatakan bahwa saluran distribusi adalah sekelompok pedagang dan agen perusahaan yang mengkombinasikan antara pemindahan fisik dan nama dari suatu produk untuk menciptakan kegunaan bagi pasar tertentu.
e) Alex S. Nitisemito mengemukakan bahwa saluran distribusi adalah lembaga-lembaga distributor atau lembaga-lembaga penyalur yang mempunyai kegiatan untuk menyalurkan barang-barang atau jasa-jasa dari produsen ke konsumen.
f) Basu Swastha dan Ibnu Sukotjo, (1998 : 200) distribusi adalah proses penyaluran barang yang digunakan produsen kepada konsumen atau pemakai industri (Basu Swastha dan Ibnu Sukotjo, 1998 : 200).
Berdasarkan beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Distribusi adalah suatu proses penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai, sewaktu dan dimana barang atau jasa tersebut diperlukan. Proses distribusi tersebut pada dasarnya menciptakan faedah (utility) waktu, tempat, dan pengalihan hak milik.